Archive | January 17, 2011

CT37. RAHSIA SEBIJI BAWANG

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh


Pernah suatu ketika, mata saya berair kepedihan seperti orang menangis. Sudah dikesat dengan hujung lengan baju tetap tidak dapat dicelikkan. Malah air mata tetap laju meluncur di bibir mata  bagai hari di landa hujan.  Pedihnya tidak terkata. Perit sungguh menahan. Mulut ini tidak berhenti-henti menyebut… Ya Allah, Ya Allah sambil menuju ke sinki untuk membasuh muka, namun masih tetap belum hilang. Continue reading

Advertisements