CT71. ENGKAU AKAN BERSAMA ORANG YANG ENGKAU CINTAI

20 Aug

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Setelah beberapa hari sibuk dengan rutin harian di pejabat (office), saya memikirkan untuk rehat sebentar. Saya membuka ruang email dan mengetik pada kolum “updates” kerana di sana, saya suka membaca kongsian tulisan dari Neni. Saya tersenyum membaca catatan pada 7  Ogos 2011 (Ahad), jam 10.55  pm yang ditulis  -”sunyi dunia maya tanpa Ummi Fatimah.”- 

Catatan itu difahami sudah sekian hari saya tidak menyapa Neni sehingga tengah hari pada 10 Ogos 2011  (Rabu).  Ahh… tidak tega membiarkan anak solehah ini menanggung kerinduan kepada saya, maka saya sapa juga dalam kesibukan.  “waahhhh..neni kangen juga dgn ummi. Sunyi sangat kemarin tak ada ummi. Alhamdulillah, senang dapat membuat dia ceria dan riang kembali.

Hari ini, saya mengintip lagi catatannya di kotak “updates”, senyuman saya terukir saat membaca catatan pada 16 Ogos 2011 (Selasa) “Ummi tidak online, jadi sunyi lagi dech”, jam 1.48 pm. Lalu urutan mata saya melirik lagi pada tarikh  10 Ogos 2011 (Rabu) “membahas kenikmatan syurga bersama ummi Fatimah. “, jam 10.36 pm  dan “kita bertemu di syurga Allah SWT.” , jam 1102 pm.

Untuk catatan kedua ini, saya tidak tahu kepada siapa Neni tujukan. :D Lalu saya teringat bicara saya bersama Neni pada 10 Ogos 2011 (Rabu) yang bermuasal dari hal tersebut,  yang menurut saya sangat baik untuk dikongsikan.

  • neni: Ummi, ada yang ingin Neni diskusikan
  • Ctfa: Boleh, Umi senang sekali, silakan.
  • neni: Ada teman menyuruh Neni tuk bertanya kepada murobbiyah. Tapi Neni mahu tanya ke Ummi dulu. Jika suami meninggal terus istrinya nikah lagi, nanti di akhirat istrinya bersama siapa”? Apakah bersama suami ke 2 atau pertama ?
  • Ctfa: hehehhe, dua-dua sekali, Nen.
  • neni: Yee..Ummi.
  • Ctfa: Malah orang yang pernah kita cintai di dunia tapi tidak menjadi suami atau isteri kita,  juga akan Allah berikan kita bersamanya jika kita pernah memohon kepada Allah di dunia. Begitu juga ibu bapa, adik beradik, sahabat dan lainnya. Jika benar kita mencintai mereka. Ini buktinya, Nen;
Seorang lelaki Arab dusun datang menemui Nabi dan bertanya: “Bilakah kiamat berlaku?”  Mendapat pertanyaan itu, lalu Rasulullah bertanya semula kepadanya: “Apa yang telah engkau persiapkan untuk itu?” Dia menjawab: “Demi Allah, saya tidak mempersiapkan amal yang banyak baik berupa shalat atau puasa. Hanya saya mencintai Allah dan Rasulnya” Nabi bersabda:

‘ENGKAU AKAN BERSAMA ORANG YANG ENGKAU CINTAI.’


Kata Anas bin Malik:  “Aku belum pernah melihat kaum muslimin berbahagia setelah masuk Islam kerana sesuatu seperti bahagianya mereka ketika mendengar sabda Nabi itu” [HR Bukhari]
  • neni: Begitu yah Ummi, Neni baru paham. Kalau Neni memohon kepada Allah untuk bersama Rosul, bagaimana?
  • Ctfa: Bagus tu. Bergembiralah Neni dengan sesiapa yang engkau cintai dan ingin bersamanya di akhirat kelak. Berdoalah untuk itu. Ini dijelaskan oleh Rasulullah sendiri iaitu:

Rasulullah bersabda, “Orang yang paling aku cintai dan paling dekat kepadaku di antara kalian di akhirat kelak adalah orang yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling ku benci dan paling jauh dariku di akhirat adalah orang yang paling buruk akhlaknya, yaitu orang yang banyak bicara, suka bercakap dan suka melecehkan orang lain” (HR Ahmad)

  • neni: Kalau Neni mahu semuanya?…hehe
  • Ctfa: hehehe… silakan aja. Allah kan Maha Pemurah. Malah, siapa-siapa aja yang pernah bertahta di hati kita lalu dipohon kepada Allah untuk bersamanya di akhirat kelak, akan dipertemukan. Insya Allah kalau dia juga di syurga pasti akan dipertemukan.  Mudahan. Aamiin. :D
  • neni: Ummi,…………….waahh…di akhirat nanti kita bisa meminta apa saja ya.
  • Ctfa: Iyaaaaaa…. Alangkah bahagianya kalau bisa masuk syurga. Umi rasa mahu masuk syurga sekarang. Subhanallah.  Mudahan kita bertemu di sana nanti. Aamiin.
  • Neni: Kalau di hati kita tertaut beberapa lelaki yang kita sayangi, apa boleh kita menemaninya bersama di syurga Allah? .
  • Ctfa: Masya Allah… hehehe. Insya Allah, akan diberi Allah. Di sana semuanya sudah halal, Nen. Tiada amalan lagi semuanya sudah beres.


  • neni: Neni mahu ke surga Ummi. Sungguh nikmat surga itu, ya Ummi.
  • Ctfa: Silakan aja kalau mahu jadi ahli syurganya. Iya, sungguh nikmat sekali. Yang penting di dunia ini harus banyak sabar menunaikan perintah Allah.
  • neni: Ya Allah. Ummi, Neni takut. tidak tahu amal Neni diterima apa tidak. Neni tak habis pikir membayangkan kenikmatan syurga. Masa iya, kita boleh menemani lelaki yang kita sukai lebih dari satu… hehehe.
  • Ctfa: …hehehe.  Insya Allah, berusahalah Neni. Kita bisa mendapat apa yang kita inginkan jika kita mahu memilikinya. Yang penting, percaya, yakin dan berbuat.
  • neni: Iya ummi. Syukran. Ummmiiiii….Neni mahu ke syurga bertemu Ummi Fatimah… hehehe.
  • Ctfa: Aamiin.. Ya Rabb. Umi juga. Senang kalau dapat bersama dengan orang yang kita cintai di akhirat kelak terutama Allah swt dan  Rasulullah saw. Di sana tiada lagi rasa cemburu timbul, semuanya saling meredhai antara satu sama lain. Tidak ada lagi perasaan tersinggung dan sakit hati terhadap perbuatan penghuni surga yang lain.” Ini buktinya;

“Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka” – surah al-A’raf (7): 43

“Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas tempat istirehat.” – surah al-Hjr (15): 47



  • Ctfa: Di akhirat nanti, kita tidak punya nasab lagi, Nen. Nasab hanya ada di dunia sahaja. Maka, Allah mengurniakan kita halal kepada yang kita cintai dan boleh bertemu bila-bila masa kita kehendaki atas izin Allah. Hubungan manusia di akhirat sudah berbeda dari di dunia, Nen. Ini buktinya;

“Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.” – al-Mukminun (23): 101

“Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendirian sebagaimana Kami ciptakan kamu mula dahulu, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami kurniakan kepadamu; dan Kami tidak melihat bersamamu pemberi syafa’at (pertolongan) yang kamu dakwa sebagai sekutu-sekutu Tuhan di kalangan kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu dakwa sebagai sekutu Allah.” – surah al-An’am (6): 94

“(Ingatlah) suatu ketika,  tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan (balasan) apa yang telah dikerjakannya, sedangkan mereka tidak dianiaya (dirugikan). – surah Al-Nahl (16): 111

  • neni: Sungguh nikmat syurga itu. Apa nanti neni masih mengenal ummi tidak yach ?
  • Ctfa: Iya… pasti kenal, Nen. Kalau di dunia sudah berdoa, pasti Allah akan pertemukan di akhirat kelak. Yang penting kedua-duanya harus berada dalam syurga Allah. :D
  • Neni: Aamiin… Ya Rabb.
  • Ctfa: Aamiin. Mudah-mudahan. :D

Bicara santai untuk menjernihkan hati, mendamai jiwa, mengharap redha Allah dan keinginan untuk mengecapi syurga Allah yang maha hebat serba indah. Mudahan bicaranya diganjari kebaikan oleh Allah. Aamin.


****************


19 Ogos  2011 (Jumaat)/ 19 Ramadhan 1432H/ 16.34 petang - Sarikei, Sarawak


Aku… di antara perindu dan pemuja yang mendakap kedewasaanku dalam diam dan keramahan yang terhenti. Apakah yang paling abadi buat sebuah doa yang ku simpan sejak berkurun lalu ? Selaut ungkapan kasih yang tidak memudarkan kenangan dan sepantai sayang yang tidak mengaburkan kepercayaan. Lalu dengan segenggam keyakinan ku tangguh waktu yang tersedia sebagai mengisi bejana emas kerinduan yang terpendam di sudut hatiku yang terdalam.  TERIMA KASIH …. untuk semua yang pernah aku miliki darimu.

- SITI FATIMAH AHMAD -


***************

RAPUH – OPICK, dedikasiku untukmu

********************

SEGALA KALIMATKU INI, SIAPAKAH YANG MENGERTI ?

********************


About these ads

37 Responses to “CT71. ENGKAU AKAN BERSAMA ORANG YANG ENGKAU CINTAI”

  1. Usup Supriyadi August 20, 2011 at 3:49 pm #

    sejuknya…
    salam bunda

    • SITI FATIMAH AHMAD August 21, 2011 at 7:16 am #

      Alhamdulillah.
      Mudahan sejuknya bisa mendamaikan hati.
      Terima kasih untuk hadirnya.

      Salam mesra Usup. :D

  2. ejawantahblog August 20, 2011 at 4:38 pm #

    Asss…..
    Tidak ada kata yang patut saya utarakan disini kecuali mengucapikan rasa syukur saya karena ditempat ini saya hadir dengan penyajian hidangan untuk menyirami hati menjelang buka puasa di 10 hari terakhir yang memilki keajaiban pada satu malamnya,

    Semoga ini merupakan suatu arahan yang diberikan oleh Nya menuju kesejatian diri. Untuk mengenal arti sebuah kehidupan untuk apa kita di lahirkan di dunia ini ? Dan seberapa besar arti sebuah setiap individu untuk kehidupan sesama.

    Terimakasih atas setiap goresan i9lmu yang terurai dalam sebuah hasil karya sederhana. Sukses selalu untuk Bunda dan keluarga.

    Salam
    Ejawantah’s Blog

    • SITI FATIMAH AHMAD August 21, 2011 at 7:40 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Mas Indra…

      Subhanallah… jika kita dapat diizinkan bertemu atau melalui malam seribu bulan yang penuh barakah itu, ia merupakan nikmat terbesar dari kurnia Allah kepada kita dalam kehidupan ini. Mudahan pertemuan yang dirindui dengan malam lailtur qadr diperkenankan. Aamiin.

      Marilah kita merebut kesempatan dari nafas yang masih berbaki untuk mencari redha Allah dan kurnianya dalam mencari bekal bagi kehidupan abadi yang tentunya lebih indah dari apa yang dikejari di dunia ini.

      Kekayaan dan kemewahan dunia hanya sementara untuk keselesaan manusia bagi menguatkan diri dalam melaksanakan perintah Allah. Hargai anugerah pemberian nikmat dengan mensyukurinya melalui ketaatan dalam beramal mengikut syariat-Nya.

      Terima kasih mas, hadir untuk berpesan dengan kebaikan. semoga diganjari Allah dengan sebuah pertemuan yang berkat di malam yang ditunggu2.

      Salam hormat. :D

  3. SiSaka August 21, 2011 at 1:29 pm #

    Assalamu’alaikum…
    Diskusi yang menyenangkan,
    Pastinya N. Neni senang punya teman diskusi seperti Bunda Siti, :)

    Semoga kita termasuk ahli surga, mendapat tempat terbaik kelak di surganya Allah SWT.
    Salam kenal bunda.

    • SITI FATIMAH AHMAD August 21, 2011 at 9:27 pm #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Sisaka….

      Alhamdulillah, sesungguhnya amatlah menyenangkan bila diskusi selalu menjurus kepada cintakan Allah dan cintakan Rasulullah. Hati jadi tenang dan menimbulkan kekuatan yang luar biasa di dalam hati.

      Aamiin, Ya Rabbal’alamiin.
      Mudahan kita tergolong sebagai ahli syurga nantinya di sana.

      Terima kasih untuk komentarnya.
      Salam kenal kembali. :D

  4. Mabruri Sirampog August 21, 2011 at 3:02 pm #

    Asalamu’alaikum bunda..

    subhanallah,,, serasa damai sekali hati ini membaca diskusi bunda dg ukhti Neni. Betapa besar nikmat surga yang nanti disediakan bagi orang2 yang berusaha untuk memasukinya. Terutama tentang siapa yang akan menemaninya nanti di surga.
    Meskipun dunia tak dapat menyatukan untuk bersama, asalkan hati selalu satu tertuju pada Allah, insya Allah dipertemukan di surgaNya nanti ya bunda…

    Betapa rindu diri ini untuk bisa masuk ke dalam Syurga. Yang penting terus berusaha untuk menjalani hari-hari dengan lebih baik.

    Salam bunda..

    • SITI FATIMAH AHMAD August 22, 2011 at 8:10 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Mabruri…

      Alhamdulillah, mudahan kehidupan kita selalu damai dan bahagia apabila Islam menjadi tunjang keimanan. Allah telah menjamin syurga kepada hamba-hamba-Nya yang mentaati perintah dan meninggalkan larangan-Nya.

      Maka, kita harus bersungguh-sungguh untuk menginginkan janji Allah tersebut walau taraf kita hanya manusia awwam. Insya Allah dengan punya niat sahaja, pahalanya sudah dicatat. Melalui niat haruslah pula disusuli dengan tindakan. Mudahan Mabruri bisa masuk syurga nanti. Aamiin.

      Terima kasih berkongsi rasa yang indah untuk menjadi ahli syurga Allah. Salam mesra. :D

  5. bchree August 21, 2011 at 11:47 pm #

    saling mendo’akan bunda agar kita bisa sama2 masuk surganya Allah
    ****************
    selamat beristirahat …….
    kembali mendekatkan diri kepada Allah
    salam juga buat di neni ….. :D :) ;) bchree, hikmah, uqbah …

    • SITI FATIMAH AHMAD August 22, 2011 at 8:16 am #

      Aamiin… Ya Ghaffar Ya Rahiim…

      Subhanallah walhamdulillah, mudahan niat dan harapan Bchree dikabulkan Allah SWT untuk menjadi ahlil jannah. Semoga kematian kita dalam keadaan khusnul khatimah atas segala amal jariah dan ilmu pengetahuan yang diinfak pada jalan Allah untuk menjadi bekalan disana.

      Terima kasih atas doa dan kunjungan. Didoakan selalu dalam rahmat Allah. Salam ukhuwwah dari saya dan Neni buat Bchree, Hikmah dan Uqbah. :D :D :D

    • neni August 22, 2011 at 11:54 am #

      SALAM DITERIMA

  6. Belajar Photoshop August 21, 2011 at 11:48 pm #

    ini beneran bisa mendamaikan hati loh bun :) makasii iia ;)

    • SITI FATIMAH AHMAD August 22, 2011 at 8:27 am #

      Alhamdulillah, Rasulullah saw adalah manusia yang diutus untuk membawa berita gembira yang bisa mendamaikan hati manusia melalui Islam yang indah ajarannya.

      Terima kasih kembali.
      Salam ceria dalam kedamaian. :D

  7. Muchopick August 22, 2011 at 8:48 am #

    Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

    Selamat pagi Bunda Siti,

    lama nian saya tak kunjung kemari,
    bukan karna lupa apalagi tak ingat..
    namun , – ,

    kesibukan jualah yg membelenggu, hingga,
    saya tak punya banyak waktu untuk sekedar BW ke blog Bunda Siti yg dulu sempat jadi labuhan tempat melepas dahaga akan arti dari berbagai permasalah hidup yg saya alami.

    membaca dan merasakan tulisan Bunda Siti diatas, saya jadi rindu orangtua dan kampung halaman serta teman dan handai taulan.

    Puasa di akhir perjalanan, penat diri ini Bund, sementara dahaga belum terelakkan,
    dan , ijinkan saya kembali melanjutkan aktifitas.

    salam damai dari bumi
    ‘ Bekasi – Indonesia ‘

    • SITI FATIMAH AHMAD August 22, 2011 at 10:24 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Opick…

      Selamat pagi. Alhamdulillah dengan senangnya menerima kunjungan dari Opick yang sudah sekian lama tidak bersapa di sini. Demikian juga saya.

      Jangan susah-susahkan diri kalau sedang sibuk. Hadir sahaja bila-bila masa yang berkesempatan. Semoga kesibukan Opick diganjari Allah dengan rezeki yang melimpah dan kehiudpan yang diberkati. Aamiin.

      Terima kasih ya udah berkunjung dan mengharapkan ada manfaat yang bisa dicapai sebagai bekal di dalam jiwa. Mudahan kita bisa jadi hamba Allah yang soleh dan taat dalam beribadah dan beramal.

      selamat menjalani 10 akhir Ramdhan dengan sabar dan tekun agar kita diberi pengampunan dan terlepas dari siksa neraka.

      Salam damai kembali. :D

  8. neni August 22, 2011 at 11:25 am #

    Assalamu alaikum wr. wb.

    afwan umi, neni telat datang menyapa umi pada teman percakapan kita,
    neni rasanya bahagiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, senanggggggggggggggg sekali melihat ada nama neni terlampirkan pada tulisan umi.. :)
    jadi kege-eran neni dibuatnya… ;)

    alhamdulillah tulisan umi telah terbit juga,
    meski neni bukan orang pertama menorehkan kata pada kolom ini,
    semoga orang yang membaca hasil percakapan umi dan neni dapat memberi faedah buat yang membacanya

    umi tahu tidak perasaan neni bagaimana saat membacanya,
    senang banget, ukiran senyuman dibibir tak mahu terhenti,
    neni tak peduli teman-teman kantor neni menengur (neni sukanya senyum-senyum sendiri) :), padahal neni sedang membaca tulisan yang dapat menyegarkan hati neni, sehingga terciptalah senyuman yang indah tanpa tersadar, meski banyak orang disekitar yang melihat dan neni tak melihat mereka.. :)

    neni bahagia umi, senyuman umi selalu menyejukkan hati ananda.. ;)
    kuingin disyurga bertamasya bersama umi, duduk dipangkuan umi,
    berbaring dipangkuan umi serta berada diperlukan umi (amin ya Robb…)

    aku sayang ummi…..(mmmmmmuuuuuuuuuuaaaaaaaaaacccccchhhhh).

    afwan, ananda telat, sabtu kemarin, ananda sibuk kerjaan kantor (harus pergi pelatihan sehabis rehat jam 12 siang – hingga sore tiba)

    • neni August 22, 2011 at 11:44 am #

      neni ada salah ketik, diatas neni mahu tulis “tema’ bukan “teman”, terlalu senang jadinya salah ketik .. :) . tak sabar meninggalkan jejak secepatnya.. ;)

      • SITI FATIMAH AHMAD August 23, 2011 at 9:24 am #

        Iya, Neni.. Umi faham kok. :D
        Demikianlah kebiasaan tingkah manusia tika sedang dilanda gembira dan bahagia. Pasti ada getaran di hatinya sehingga menimbulkan sesuatu yang tak terjangka. :D

    • SITI FATIMAH AHMAD August 23, 2011 at 8:38 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Neni…

      Alhamdulillah, Aamiin Ya Zaljalaali wal ikram.
      Umi senang membaca komentar Neni di atas sambil senyum-senyum manis dan senyum-senyum malu kerana sanjungan dari Neni yang membukit-bukit… hehehe.. Subhanallah. Umi bilang apa ini ya. Kok seperti berada di awang-awangan aja nih. :D :D

      Mudahan Neni dan teman Neni diganjari pahala yang besar oleh Allah kerana tema perbincangan kita berasal dari soalan yang dikemukakan. Mudahan semua yang membacanya bisa memahami akan keindahan ajaran Islam dan merindui sama untuk berbondong-bondong memasuki syurga Allah. Walau bagaimanapun harus kita fahami bahawa gambaran syurga itu bukan seprti gambaran biasa kita walau setengahnya ada diberitakan Allah dalam al-Quran cuma itu sebagai kata harfiah sahaja.

      bahwa surga itu sebenarnya tidak akan dapat dibayangkan oleh manusia kenikmatan dan kesenangan yang ada di dalamnya. “Wala ‘ainun ra at, wala udzunun sami’at, wala khatharat fi qalbil basyar.” Ertinya: “Surga itu tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah tergambar dalam fikiran manusia.” Itulah gambaran syurga yang sebenarnya.

      Membaca reaksi Neni ketika membaca posting ini menggambarkan keceriaan dan kebahagiaan sedang menyelubungi diri. Umi gembira mengetahuinya dan berharap kebaikan dari apa yang telah dibahas bisa dirahmati Allah. :D Hati yang mudah menerima kebenaran dan yakin dengan apa yang dipegangnya selalu dikurnia Allah hati yang lembut dan teguh kepada agama Allah. Aamiin.

      Berdoalah agar kita bisa bertemu dan bersama di sana nanti dengan amal yang diredhai Allah. Aamiin. Bila waktu telah berakhir, tentu segalanya menjadi saksi untuk kewajaran segala apa yang tekah kita lakukan di dunia ini. Semoga rahmat Allah mengiringi hamba-hamba yang selalu mencintai-Nya dan Rasul-Nya. :D

      Salam sayang selalu dan rindu dari Umi buat Neni. :D :D

  9. @brus August 22, 2011 at 7:58 pm #

    Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
    Bunda SFA …
    Subhanallah …. tulisanmu tepatnya PESAN-PESAN mu kali ini sungguh sebuah pencerahan penuh makna, mata hatiku benar2 terbuka jadinya. Syalawat utkmu ya Rasulullah SAW. Semoga kita mendapat ‘safaat dari beliau di yaumil akhir nanti. Amin.

    • SITI FATIMAH AHMAD August 23, 2011 at 9:27 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, @brus…

      Alhamdulillah, jika nukilan ringkas dari bicara santai di atas bisa menjadi pencerahan buat @brus, tentu sekali menyenangkan saya. Mudahan mendapat rahmat dari Allah dan syafaat dari baginda Rasul saw tercinta di sana kelak. Aamiin Ya Allah Rabbul Jaliil,

      Salam mesra dan terima kasih untuk kunjungannya. :D

  10. Soen August 23, 2011 at 1:00 pm #

    Assalamu’alaikum wr wb..
    Nyimak obrolan bunda jadi kebawa suasana. Senyum2 sendiri, kerana selain ada humornya pula banyak pesan2 yang disajikan. Banyak yang dimahu tetapi kita nggak mahu tahu, hehehe..
    salam ceria dari Jatim Indonesia.

    • SITI FATIMAH AHMAD August 23, 2011 at 2:47 pm #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Soen…

      Aamiin Ya Aziizul Hakiim. Semoga dimakbulkan Allah akan doa yang diharapkan untuk syafaat di sana nanti.

      Wah… baru ketahuan kalau bicaranya ada yang humor…hehehe. tapi tika saya membahas hal di atas, memang saya senyum dan ketawa kerana bicara anak saya itu sungguh melucukan. :D

      Semoga mendapat manfaat dari apa yang disaji buat kedamaian sebuah hati tentang janji Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan merindui-Nya.

      Terima kasih untuk kunjungan Soen kemari.
      Semoga sukses selalu.
      Salam mesra dan ceria selalu. :D

  11. Akhmad Muhaimin Azzet August 23, 2011 at 3:03 pm #

    Alhamdulillah….
    Saya menemukan pelajaran dan semangat dalam tulisan Mbak Fatimah ini. Dengan demikian, marilah kita mencintai keluarga kerena Allah, mencintai saudara seiman juga karena Allah, lebih-lebih mencintai Rasulullah Saw. Semoga kelak kita diperkenankan memasuki surga-Nya bersama orang-orang yang kita cintai karena Allah Swt.

    • SITI FATIMAH AHMAD August 24, 2011 at 9:24 am #

      Alhamdulillah, mudahan akan selalu disirami kasih sayang Allah dalam menyemaikan silaturahmi sesama insan dengan mencintai mereka kerana Allah taala.

      Aamiin… Ya Hamiid Ya Razzak.
      Mudahan dimakbulkan Allah apa yang diharapkan kepada syurga Allah. Janji Allah dan Rasul-Nya adalah benar.

      Terima kasih mas Amazzet untuk pesan dan kongsian ilmunya.
      Salam mesra. :D

  12. lyna riyanto August 25, 2011 at 5:56 am #

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Selamat pagi Bunda, semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat bersama seluruh keluarga. Terharu hati saya membaca posting Bunda ini, sejuk rasa dihati, semakin yakin akan kebesaran dan janji-janji Allah.

    Semoga nasehat dan ilmu yang dibagi disini bisa menjadi pahala besar untuk Bunda.

    Selamat menjalankan ibadah puasa semoga sehat selalu ya Bunda
    :)

    • SITI FATIMAH AHMAD August 25, 2011 at 12:41 pm #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Lyna…

      Aamiin, Ya Rabbal’alamiin… semuga kebaikan dilimpahi kepada kita semua dalam mencintai Allah dan Rasul-Nya.

      Alhamdulillah, saya sihat dan ceria selalu Lyna. Didoakan Lyna juga demikian sama.

      Terima kasih atas kunjungan yang menyenangkan. Selamat berpuasa dan diganjari Allah dengan pahala berganda atas usaha mentaati perintah Allah swt.

      Salam manis selalu. :D

  13. tiara August 26, 2011 at 8:27 am #

    Assalamu’alaikum Cikgu Ct…

    neni: Jika suami meninggal.. isteri nikah lagi.. nanti di akhirat isterinya bersama siapa? apakah bersama suami ke 2 atau pertama?
    Ctfa: dua-dua sekali

    Sekadar berkongsi…. saya pernah mendengar kata2 seorang ustaz: di akhirat nanti seorang isteri yang berkahwin lebih dari sekali akan dipertemukan dengan salah seorang suaminya… yakni suaminya yang `TERBAIK’ semasa hidupnya.. dan isteri itu sendiri semestinya yang `TERBAIK’ juga…

    Maafkan saya kalau saya silap… mungkin saya salah dengar..

    Salam menjelang raya…

    • SITI FATIMAH AHMAD August 26, 2011 at 10:34 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, Tiara….
      Benar apa yang dikatakan Ustaz itu, saya juga mendengarnya. Alhamdulillah, mudahan… semua suami adalah terbaik yang Allah kurniakan kepada sang isterinya.

      Maka siapa yang dicintai itulah yang lebih diutamakan. Berdoalah semoga kita dapat bersama orang yang kita cintai di sana nanti.

      Terima kasih Tiara kerana menyempat waktu dalam kesibukan persediaan akhir Ramadhan dan hari raya yang bakal menjelma untuk mencoret kebaikan di sini. Saya senang dan gembira.

      Salam manis selalu buat Tiara di Banting. :D

  14. rahmanwahyu August 26, 2011 at 11:34 pm #

    Wah, berkesan sekali dialog dari dua calon penghuni surga ini.
    Semoga semua doa dan harapannya dikabulkan oleh Rabbul Izzati.
    Jadi selagi sempat banyak-banyakin amal perbuatannya biar menjadi zarrah yang kelak diperhitungkan nanti di padang mashar.
    Salam panjatkan doa untuk calon penghuni surga.

    • SITI FATIMAH AHMAD August 29, 2011 at 2:32 pm #

      Salam hormat mas RahmanWahyu…

      Aamiin, Ya Rabb. Mudahan bisa jadi calon ahli syurga di sana nanti. Semoga di[perkenankan Allah segala amal bakti yang dilakukan di dunia sebagai bekal yang memberi rahmah di hadapan Allah swt.

      Terima kasih untuk doanya. Senang menerima doa yang baik dari sahabat seperti mas Rahman.

      Salam Ramadhan yang mulia. :D

  15. na December 10, 2012 at 12:53 am #

    assalamua’alaikum wr. wb.
    umi, suami saya meninggal saat saya masih 23 tahun, dan saya memutuskan untuk tidak menikah lagi, afwan umi berdasarkan penjelasan beberapa ulama, istri itu dipruntukan untuk suaminya yang terakhir, bukankah begitu? sehingga saat Nabi wafat, para isterinya tidak boleh dinikah oleh siapapun.

    • SITI FATIMAH AHMAD December 11, 2012 at 2:38 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb. wa ridhwaanuh, Na….

      Terharu hati Umi akan ketabahan Na sejak kematian suami tercinta. Itulah perpisahan yang menjadi kenangan indah tak terlupakan sehingga Na sanggup berkorban umur dan kebahagiaan demi sebuah cinta yang dipertahankan. Masya Allah, wanita selalu banyak cinta di hatinya dan jarang mahu memadamkannya.

      Nasihat Umi, jangan memutuskan nikmat dunia yang Allah kurniakan untuk kita nikmati sebagai satu dari fitrah yang membahagiakan. Jika ada jodoh yang berkenan di hati, jangan berputus asa mengharap kebahagiaan darinya.

      Menikah adalah sunnah Nabi dan separuh dari agama ada padanya. Tidak ada nas atau dalil yang jelas tentang pendapat ulamak di atas berhubung perkara ini.

      Sesiapa sahaja yang dijodohkan dengan kita, maka itulah takdir yang tersurat sejak azali. Berapa jumlah suami atau isteri yang bakal kita terima, kita sendiri tidak mengetahuinya dan siapakah yang terakhir akan bersama kita, juga tidak kita ketahui.

      Cuma pernah Ummu Salamah bertanya Rasulullah SAW tentang siapakah suami yang akan bersama dengannya di akhirat kelak, maka dijawab Rasulullah SAW, adalah suami yang paling baik akhlaknya. Wallahu’alaam.

      “….sehingga saat Nabi wafat, para isterinya tidak boleh dinikah oleh siapapun.”

      Ummahatul Mukminin tidak boleh dinikahi oleh orang lain sesudah wafatnya Rasulullah SAW adalah atas perintah Allah SWT. Mereka adalah ibu kepada seluruh umat Islam. Role model bagi muslimah sejagat. Sangat dekat dengan Rasulullah SAW dan mewarisi banyak ilmu daripada baginda SAW.

      Mudahan jawaban Umi dapat membantu Na. Hanya itu yang dapat Umi fahami. :D

      Salam kenal dan terima kasih mahu berkongsi hikmah di sini. Mudahan Na akan selalu ceria serta tabah menghadapi hidup ini. :D

  16. aisyah November 9, 2013 at 12:10 am #

    mohon bertanya,saya belum bernikah..dan sekarang saya mencintai seorang lelaki, masalahnya dia seorang suami kepada tiga anak..isterinya juga baik2 orangnya.Saya juga tahu dia juga mencintai saya, dan saya undur diri kerana tidak mahu mengganggu rumahtangganya..kesian kepada anak2nya dan isterinya..tetapi sampai saat ini saya tidak boleh lupakan dia.Juga jodoh sulit datang.Setiap hari yg saya lalui, saya senyum walaupun dalam hati saya menangis rindu sama dia.Saya pohon kepada Allah agar jodohkan saya disyurga..Allah saja tahu betapa rindunya pada dia..sampai saya jatuh sakit.
    soalan saya, bolehkah saya menjadi isterinya di syurga sedangkan dia sudah ada jodoh didunia?
    kedua,bolehkan lelaki yang saya cintai itu beristeri lebih dari satu disyurga?
    ketiga, adakah rindu saya ini boleh dirasai oleh beliau, kerna kami sudah lama bertemu? terima kasih.

    • SITI FATIMAH AHMAD November 10, 2013 at 9:33 am #

      Salam kenal Aisyah, terima kasih bertanya dan saya berusaha memberi jawaban yang dapat membantu membuka minda untuk difikirkan sebaiknya.

      Mencintai sesiapapun tidak ada salahnya dan mendoakan sesiapa yang kita cintai untuk bersama di akhirat (syurga) juga tidak salah. Di akhirat nanti, tidak ada hubungan antara manusia melainkan kembali kepada keadaan asalnya sebelum dilahirkan. Di sana juga tidak ada dengki mendengki semuanya harmoni dan saling berkongsi kerana Allah SWT.

      Tindakan Aisyah mengundur diri atas sebab yang diketahui di atas merupakan tindakan yang bijak dan berhikmah. Tidak mengapa hati menjadi sedih dan sakit asala sahaja tidak menyebabkan berlakunya kesilapan yang lebih merana badan. Dalam soal cinta sebegini selalunya akal yang lemah lebih mengatasi iman.

      Sekiranya ingin berpoligami pastikan lelaki itu cukup segalanya untuk berpoligami terutama aspek ekonomi, masa, tenaga dan pembahagian. Semuanya sudah jadi dua. Isteri pertama mesti diraikan dengan baik dan bersetuju. Kerana biasanya poligami selalu membawa masalah dan memberi dosa atas sebab diabaikan.

      Cinta tidak cukup untuk mencapai kebahagiaan dalam berpoligami. Kerana itu konsep poligami dalam Islam perlu difahami menurut perpektif Islam bukan menurut nafsu.

      Kembalilah kepada cinta Allah SWT dan Rasulullah SAW. Insya Allah, lambat laun semua kerinduan itu akan terkawal dengan baik. Fikirkan risiko akan datang bukan masa sekarang.

      Ada sebab kenapa Allah memasukkan rasa bersalah di hati Aisyah kerana Allah tidak mahu Aisyah larut dalam perasaan tersebut. Berdoalah agar bertemu jodoh yang lebih baik dari apa yang difikirkan Aisyah sekarang.

      Cadang saya, bacalah kisah poligami Rasulullah SAW dan sahabat sebelum meneruskan niat berpoligami. Kerana perkahwinan monogami lebih tenteram dan mengamankan hati. Saya hanya memberi pendapat dan keputusannya di tangan Aisyah. Semoga diberkahi Allah SWT.

      Salam sejahtera dan semoga bermanfaat. :D

  17. enny April 1, 2014 at 2:36 pm #

    Subahanallah,,,,,, aku pingin ktmu kekasih ku yg sebelum meninggal ingin menikah dengannya,,,,, makasih ya Umi… Sya bahagia sampai menangis,,, saya mau k tmu dia nanti di Surganya اَللّهَ,,,,, آمِّينَ …آمِّينَ …آمِّينَ …يَا رَبِّ الْعَالَمِي ….

    • SITI FATIMAH AHMAD April 1, 2014 at 4:16 pm #

      Aamiin Ya Rabbal’alamiin.
      Mudah-mudahan hasrat yang mulia itu diredhai dan dirahmati Allah SWT. Berusahalah menjadi ahli syurga dan mudahan kebahagiaan itu akan menjadi kenyataan nanti.

      Terima kasih kembali Enny atas kunjungan dan salam kenal. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 168 other followers

%d bloggers like this: