CT10. UNTUKMU KEKASIH… SEJAMBAK DOA: SEBUAH PUISI

17 Sep

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Sekelumit doa yang terlafaz
Mendamaikan jiwa resah
Terpaku jasad yang tandus
Mengharap doa dimakbul
DENGAN NAMA ALLAH DOA KU MULAKAN
Hati pasrah ke hadrat Ilahi
Tergerak diriku dengan iradatMu
Walau sebesar atom nikmatMu
Lalu aku menadah tangan
Memohon keampunan seperti biasa
Memohon kebahagiaan bersama

INSAN BERNAMA LELAKI.

*

SalamFatima3SalamFatima  17 SEPTEMBER 2010 (JUMAAT)/ 1253 PETANGSARIKEI, SARAWAK

AKU…. jadi semakin mengerti tentang diriku sendiri


HIJAB KEKASIH DARI M. NASIR… KHAS UNTUKMU

Walai rinduku merintih… kecintaan
Duduk termenung hanya bIngung… kerinduan
Walaupun jauh dari nyata kasih dan sayang
Telah lama ku satukan

Semua kasihku dalam gemerlap
ke laut jawi … kan ku kirimkan salam

Duhai kasih…. hijabmu di sini
masyhur rupamu di mata kalbu ini
Berbaringan diusik rindu azali
Di manakah kekasih…
yang jauh dariku memakan debu

Rindumu… segenap nafasku melihat
Renunganmu… wangi dan harum
Kau kekasih… antara lamunan
Segala kalimahku ini siapa yang mengerti

Membilang tahun ku tahan dahaga
Setelah habis meraung untuk sang puteri
Pautan kasih ku kenal sendiri
Teringin ku melihat disebalik hijabmu
Wajah yang ku puja

Kekasih… lama sudah aku merindu
Laut dan denai larat dan damai
haram kelamin untuk kita bercerai
Rasa kasih dan sayang
Dalam keredhaan-Mu.
 
 
 
 
 
 
 

 

About these ads

56 Responses to “CT10. UNTUKMU KEKASIH… SEJAMBAK DOA: SEBUAH PUISI”

  1. Caride™ September 17, 2010 at 4:09 pm #

    puisi-puisi yg ibdah, saya nak sangat dapat membuat puisi macam ni..
    tapi macem mane saye tak ade talent buat puisi hehehehe
    so, sekarang menikmati puisi umi fatimah je….

    • SITI FATIMAH AHMAD September 17, 2010 at 7:02 pm #

      Hai Didien..
      Bisa aja dien… kalau hendak seribu daya.. tak hendak seribu dalih. :D Yang penting mahu dan buat. itu sahaja resepinya. Silakan nikmati puisinya. Terima kasih Didien.
      Salam mesra dari saya.

  2. elmoudy September 17, 2010 at 4:43 pm #

    untaian yang bertaburan keindahan di hari yang suci ini… mohon maaf atas segala kekhilafan dan kesalahan… dalam lisan maupun tulisan…

    ada makna yang tersembunyi di balik doa-doa itu.. dan akan kuamini dengan tulus..semoga Allah selalu mengabulkan setiap tetes doa yang tertuang… amiin.

    Allah is enough fo me… nice state…

    • SITI FATIMAH AHMAD September 17, 2010 at 7:23 pm #

      Mas Elmoudy… saya juga bermaksud sama untuk memohon maaf jika ada kesilapan. Selamat Hari Raya mas.

      Amiin… Ya Rabb atas doa yang dikirimkan.
      Terima kasih mas Elmoudy. semoga berbahagia juga.
      Salam mesra selalu. :D

  3. Kelabang's Blog September 17, 2010 at 5:19 pm #

    Doa, selain sebagai bentuk permohonan, juga sebuah pengakuan, bahwa kita mahluk yang lemah, yang akan selalu membutuhkan Dzat yang maha Agung.

    Salam hangat buat keluarga.

    • SITI FATIMAH AHMAD September 17, 2010 at 7:25 pm #

      Mas Zulfa…
      Doa adalah senjata yang ampuh bagi orang-orang mukmin. Semoga doa kita didengari dan dimakbuli Allah SWT.

      Terima kasih Zulfa.
      Salam hangat kembali. :D

  4. Mbah Jiwo September 17, 2010 at 6:01 pm #

    bunda, bunda kan suka mbuat desain2, buatin spesial buat mbah ya,,,nanti saya posting di blog wehehe…

    salam dari INDONESIA…

    • SITI FATIMAH AHMAD September 17, 2010 at 7:28 pm #

      Mbah Jiwo…
      Hehehe… bisa aja. Diperkenankan permintaannya. Insya Allah, akan dimaklumi jika sudah siap. Tunggu aja ya mbah.
      Salam mesra hendaknya. :D

  5. Red September 17, 2010 at 11:07 pm #

    puisinya bagus banget bunda… mantap! :D

  6. sunarnosahlan September 18, 2010 at 10:56 am #

    puisi yang indah, pilihan kata-katanya terasa banget.
    salam Umi dari saya

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 12:40 pm #

      Selamat kembali menyatu di maya, Mas Narno.
      Terima kasih.
      Salam ceria selalu. :D

  7. teguhsasmitosdp1 September 18, 2010 at 11:41 am #

    Puisi yang indah bunda, tidak hanya indah dalam kata tetapi indah dalam makna. Salut buat bunda, salam hangat dari Pekalongan.

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 12:46 pm #

      Mas Teguh….
      Terima kasih menyapa setelah sekian lama berlebaran.
      Puisi dicipta bagi melepaskan kerinduan di hati mengharap keredhaan Ilahi. Salam hangat kembali dari Sarikei. :D

  8. loewyi September 18, 2010 at 11:44 am #

    Bun puisinya bagus bun….
    kapan yach aku bisa buat puisi kayak ni… :D

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 1:11 pm #

      Terima kasih Nanda Loewyi.
      Untuk menjadi bisa…. harus dimulai dengan langkah pertama. menulis dan menulis rangkai kata puisi.
      Selamat mencoba Loewyi.
      Salam hangat dari bunda. :D

  9. bundadontworry September 18, 2010 at 12:49 pm #

    untaian kata2 indah yg berhasil memberikan rasa bahagia di bulan syawal yang indah ini.
    tiap kata mengandung makna yg begitu mendalam utk sanubari.
    Terimakasih Bu Fatimah sayang utk puisi indah ini
    salam sayang dr Tangerang
    Salam

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 3:44 pm #

      Bunda tersayang.
      Terima kasih kembali bunda untuk membungai puisi yang membekas di hati ini.

      Sebuah harapan yang tinggi kepada Ilahi untuk secangkir kebahagiaan yang tulus dan murni serta suci dari sekeping hati yang menyayangi.

      Didoakan bunda bahagia dan sehat selalu. Salam sayang dari saya di Sarikei, Sarawak. :D

  10. agusnuramin September 18, 2010 at 1:53 pm #

    dari himpitan deret kata tersimpan makna do’a..
    mudah2n Allah mengabulkan harapan demi harapan kita. amin yaa robbal alamiin..

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 7:02 pm #

      Agusnuramin…
      Amiin… Ya Rahman Ya Rahiim.
      Terima kash mas Agus kerana sudi singgah ke mari.
      Salam kenal dan salam mesra dari saya.

  11. bintangzohra September 18, 2010 at 2:09 pm #

    harapan yang mulia, teruskan mendaki ke puncak kebahagiaan

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 7:03 pm #

      Terima kasih Bintang Zohra atas semangat dan dokongannya. Amiin.. mudahan akan mencapainya dengan izin Allah SWT juga. Semoga Zohra juga begitu, sama.

      Salam ceria selalu. :D

  12. Ifan Jayadi September 18, 2010 at 4:18 pm #

    Untaikan kata demi kata yang dirangkai dalam setiap baris begitu indah dan mempesona.

    Tapi jujur bu, saya bukanlah orang yang ahli dalam pentafsir puisi. Apalagi tiap perkataan memiliki makna kiasan yang mendalam sehingga butuh imajinasi untuk memahaminya.

    Bagi saya yang orang awam, puisi ini jika ditafsir menurut pandangan saya adalah sebuah pengharapan kepada seseorang yang menjadi kekasih hidup agar selalu setia kepada pasangannya dunia dan akhirat serta sang suami dapat membimbing si istri menuju jalan Ilahi Rabbi yang direstui.

    Maaf jika tafsiran saya tersebut salah. Dan tak lupa. salam persahabatan selalu dari saya, Ifan Jayadi di Samarinda Kalimantan Timur.

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 7:29 pm #

      Ifan Jayadi….
      Terima kasih memberi tafsiran yang baik terhadap puisi yang disampaikan. Kebahagiaan adalah keinginan yang jitu bagi sesiapa sahaja. Harapan dan keinginan itu dipasrahkan ke hadrat Ilahi agar tercapai apa yang diimpikan. Hanya Allah sahaja tumpuan kecintaan dan martabat bahagianya.

      Salam persahabatan yang baik dari saya di Sarikei, Sarawak. :D

  13. doelsoehono September 18, 2010 at 4:48 pm #

    Ass wr wb .

    salam hangat selalu karena di ind musim hujan .

    saya cuma bisa berucap mantap boend and kerent terasa melayang dan melayang .

    • SITI FATIMAH AHMAD September 18, 2010 at 7:33 pm #

      Wa’alaikum salaam Wr. Wb Pak Doelsoehono…
      Terima kasih atas penghargaannya, cuma saya rasa bersalah dan bimbang kerana membuat Pak Doel terasa melayang-layang. Gimana itu ya.. :D

      Salam hangat kembali dari saya.

  14. HALAMAN PUTIH September 19, 2010 at 8:27 am #

    Puisi bisa menjadi satu sarana untuk mengingatNya dan menjalin hubungan denganNya. Termasuk hubungan antar sesama manusia…

    • SITI FATIMAH AHMAD September 19, 2010 at 10:41 am #

      Halaman Putih….
      Saya sependapat dengan sahabat. Pusi juga memberi kelainan rasa dalam menyampaikan hasrat dan maksud yang tersirat dengan aroma yang indah dan membelai hati melalui kelembutan bahasanya.

      Terima kasih.
      Salam mesra selalu. :D

  15. bayuputra September 19, 2010 at 2:37 pm #

    Selamat Siang Bunda …
    Puisi-puisi yang indah …
    maaf karena baru berkunjung …
    karena ada bebera sebab dan masalah kecil …
    disini Bayu datang mengucapkan Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Dan Batin …

    Salam Hormat dari Bayu di Kalimantan Tengah.

    • SITI FATIMAH AHMAD September 19, 2010 at 6:17 pm #

      Selamat Sore Nanda BayuPutra.
      Alhamdulillah… kembali bersua setelah berlebaran. Senang mendapat kunjungan Bayu. Bunda doakan sehat dan gembira bersama keluarga.
      Tidak mengapa Bayu… kalau urusannya harus diselesaikan, utamakan yang sepatutnya dibereskan. Semoga apa yang dilakukan sudah berhasil dan tidak bermasalah lagi.

      Selamat Hari Raya. Maaf Zahir dan Bathin juga dari bunda.
      Salam hangat dari bunda di Sarikei, Sarawak.

  16. Kakaakin September 19, 2010 at 2:39 pm #

    Puisinya manis banget Bunda… :)
    Sekalian mau ngucapin Selamat Idul Fitri
    Dan mohon maaf lahir batin ya… :)

    • SITI FATIMAH AHMAD September 19, 2010 at 6:26 pm #

      Hai Kakaakin…
      Terima kasih ya atas ucapan-ucapannya.
      Bunda juga mohon maaf atas silap dan salah selama bersahabat di maya. semoga selalu mendapat kebaikan.
      Salam manis dari bunda buat Kakaakin di sana. :D

  17. wahyu nurudin September 19, 2010 at 5:41 pm #

    kekasih Ibu Allah ya? kok bisa sih cinta dia yang tak terindra?
    hatiku bisa merasakan dia selalu menemaniku cuma dia tidak mendatangkan benda padaku.

    • SITI FATIMAH AHMAD September 19, 2010 at 6:31 pm #

      Iya… pasti deh Wahyu, Allah adalah Kekasih Tertinggi saya di dunia dan akhirat. Allah adalah sumber kecintaan dan tumpuan kasih sayang yang tak terhitung nikmatnya. Ke mana kita berada pasti dia akan bersama terutama orang-orang yang bersabar dengan ujian hidup dari-Nya.

      Maka selalulah berdoa kepada-Nya untuk kebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia juga akhirat, dengan sesiapa sahaja yang ditakdirkan oleh-Nya bersama kita.

      Terima kasih wahyu atas kunjungan. Saya senang menerima sahabat lama yang sudah lama tidak singgah di sini. Selamat Hari Raya. Maaf Zahir dan batin.

      Salam ceria dan mesra dari saya. :D

  18. kopral cepot September 19, 2010 at 8:36 pm #

    Duhai Dzat yang Maha Mengetahui, ada banyak doa yang belum sempat kami bisikan, tapi sungguh Engkau Maha Tahu segala apa yang kami harapkan…

    Do’a Bunda mengungkap segalanya …

    Hatur tararengkyu ;)

    • SITI FATIMAH AHMAD September 19, 2010 at 10:07 pm #

      Kang KC… Marilah kita selalu berdoa untuk yang belum terungkap lagi. Moga2 ada yang dimakbulkan Allah SWT. Doa adalah senjata bagi orang-orang mukmin, maka jangan kita melupainya untuk menjamin keselamatan dan kebahagiaan kita. Allah Maha Mendengar akan setiap permintaan hamba-Nya.

      Terima kasih kang.
      Salam mesra selalu dari saya. :D

  19. Saiful ghozi September 19, 2010 at 10:57 pm #

    puisi yang indah.. berkerut kening saya memajaminya.., saya pahami nanti akan saya kunjung kembali..

    • SITI FATIMAH AHMAD September 19, 2010 at 11:09 pm #

      Hehehe… maafkan saya kerana puisi saya telah membuat Saiful berkerut kening untuk memahaminya. Saya kira, kalau puisi itu berentak Matematika, pasti cepat difahami. :D

      Silakan berkunjung lagi mas, setelah kefahaman jitu di hati. Tidak sabar saya untuk mengetahuinya.

      Salam mesra dari saya buat sahabat guru. :D

  20. Pemburu Impian September 20, 2010 at 7:36 am #

    Assalamualaikum Bunda,

    Terima kasih atas kunjungan yang kerap dan komentar-komentar yang sering mencetus fikir di blog pemburu impian.

    Merujuk kepada puisi di atas…..

    Berkocak rasa menahan resah
    Berselang rasa hiba dan ceria
    Impian dibungkus di jambangan doa
    Harapan didakap menanti masa…

    Antara ruang dan masa,
    Antara curiga dan pasrah
    Antara memendam dan meluah
    Antara logik akal dan pertimbangan sunnah….

    Bunda,

    Puisi itu nikmat dibaca
    Puisi itu mengusik rasa
    Apakah ada makna tersirat
    Cuba merungkai yang berselirat…? Ehem….

    Salam ceria & inspirasi
    “Pray Hard, work smart & creative”

    Assalamualaikum

    • SITI FATIMAH AHMAD September 20, 2010 at 1:51 pm #

      Wa’alaikum salaam Nanda Fathuri…
      Terima kasih juga kerana Fathuri betah singgah ke laman bunda dan menyisipkan kata2 bermakna yang indah untaian bicaranya.

      Bahasa Fathuri sangat bagus dan bunda selalu mengkagumi bicara kata yang ditampilkan dalam setiap penulisan nanda. Banyak kata semangat dan pengalaman yang boleh dijadikan teladan untuk difikirkan bagi meningkat pembangunan diri. Semoga Fathuri akan terus berjaya memburu impian.

      Hmmm… hidup ini kita lalui dengan pelbagai rencah perisanya. Allah selalu menguji hamba-Nya yang mengimani-Nya bagi memastikan ketaqwaannya selalu terjaga.

      Dalam apa bentuk ujian yang menjadi bekal hidup pasti salah satunya adalah harapan yang tinggi untuk memberi kita nafas kesegaran dan kebahagiaan bagi menyonsong masa depan. Kerana itu doa adalah jalan terbaik untuk memperolehinya setelah berusaha dan bertawakkal.

      Terima kasih Fathuri.
      Salam mesra dari bunda di Sarikei, Sarawak. :D

  21. julicavero September 20, 2010 at 2:42 pm #

    desain2 bunda fatimah selalu bagus…wah gimana caranya tuh bunda..perlu diajarin neh…

    • SITI FATIMAH AHMAD September 20, 2010 at 7:36 pm #

      Alhamdulillah… terima kasih mas Julian atas penghargaannya. Semua itu kurnian Allah SWT yang memberi minat dan bakat. Tidak ada masalah untuk memngajarnya.

      Ia sangat mudah dan hanya memerlukan ketekunan juga minat. Dalam mereka bentuk (design) bahan tersebut, saya hanya menggunakan Mikrosof Powerpoint 2007. Dengan mengambil background yang sedia ada (boleh cari di Google), cuma tambah kartun atau bunga2an yang sesuai dengan tema yang kita kehendaki. untuk tulisannya, hanya menggunakan format dalam ppt.

      Kalau mahu lebih menarik, gunakanlag photoshop yang punya kelebihan daripada ppt07. itu sahaja mas. mudahkan.

      Salam mesra dari saya. :D

  22. mylitleusagi September 20, 2010 at 6:15 pm #

    wah puisinya bagus sekali..(^_^)
    aku masih belum bisa bikin puisi sebagus itu..
    baru bisa mengagumi..
    salam sayang bunda.. :) :)

    • SITI FATIMAH AHMAD September 20, 2010 at 7:39 pm #

      Hai mylitleusagi…
      bunda senang menerima kunjungan nanda yang baik. Kok… fotonya berubah.. itu foto the Sailormoon ya.
      selalulah menulis puisi dengan hati, pasti akan bisa. yang penting, menjiwai dan merasai nikmat puisi itu.

      Salam sayang kembali dari bunda. :D

  23. aldy~PF September 22, 2010 at 7:48 am #

    Assalamualaikum Bunda Siti,

    Semakin hari semakin mendayu-dayu sahaja bunda, menuangkan perasaan kedalam bentuk puisi, nanti ananda mau berpantun lagi. Cuma pakcik lioo sudah tidak pernah kelihatan lagi.

    • SITI FATIMAH AHMAD September 22, 2010 at 8:55 am #

      Wa’alaikum salaam Nanda Aldy…
      menulis puisi ini ibarat menulis lirik lagu. Bahasanya penuh dengan melodi yang dinyayikan melalui hati sebagai satu perluahan yang dalam, tersirat dan bermakna.

      Silakan berpantun lagi,nanda. Bunda juga sudah lama tidak berpantun kerana tiada regu yang mahu menjual pantun.

      Salam mesra selalu. :D

  24. akhmad fauzi September 22, 2010 at 6:17 pm #

    2 Jempol buat bunda siti, menyentuh…

    • SITI FATIMAH AHMAD September 23, 2010 at 5:45 am #

      Alhamdulillah..
      Terima kasih Akhmad.
      2 jempol itu juga memberi sentuhan. :D
      Salam ceria. :D

  25. Mama Murai September 25, 2010 at 8:50 am #

    Assalaamu’alaikum
    semoga kebahagiaan yang kak cari itu menjadi milik yang abadi dunia dan akhirat. Mama sentiasa mendoakan yang terbaik buat akak. :)

  26. SITI FATIMAH AHMAD September 25, 2010 at 10:20 am #

    Wa’alaikum salaam Mama…
    Amiinn… Mudahan doa mama diperkenanka Allah. Terima kasih atas doa dan kebaikan mama. Akak amat menghargainya. Didoakan mama juga demikian.

    Salam persahabatan yang selalu dengan kemanisannya. :D

  27. khairi October 27, 2010 at 12:12 am #

    Assalamualaikum
    puisi doa yang mendalam maknanya…jika di gali belum tentu jumpa ertinya yang sebenar…hanya penulisnya sahaja yang bisa membayangkan gelojak pada masa itu.

    hahaha x pandai sudah nak mengarang..wassalam

    • SITI FATIMAH AHMAD October 28, 2010 at 8:02 am #

      Wa’alaikum salaam Khairi…

      Hehehe… apa pasal hang nak gali, memang tak boleh jumpa, Khairi. Untuk memahami akan makna sesebuah puisi haruslah dengan meletakkan diri di tempat penulisnya sendiri.

      Terima kasih atas komentar yang mencerahkan.
      Salam harmoni dari saya di Sarikei. :D

  28. mohammad hatta February 24, 2013 at 8:10 am #

    assalamualaikum. biarpun nada cinta dan kasih itu dah berlalu hampir tiga purnama.Cinta Allah tetap SATU.Cinta Rasulullah saw tetap SATU.Cinta mendakap Syurga tetap SATU…..Ya Allah kami dari mu,pohon Astagfirullah dari mu dan akan pulang ke riba Mu.

    • SITI FATIMAH AHMAD February 24, 2013 at 9:54 am #

      Wa’alaikum salaam wr.wb, saudara Mohammad Hatta…

      Demikianlah cinta yang seharusnya kita abadikan dalam seluruh jiwa raga di dunia dan akhirat. Cinta manusia hanya pinjaman sementara dari Yang Esa. Redhai yang telah pergi dan susuli dengan doa pengharapan agar ditumbuhkan bahagia bagi menemani hari-hari mendatang.

      Aaamin Ya Ghaffur Ya Rahiim.
      Terima kasih kerana banyak berbagi untuk kongsian bersama. Semoga saudara Mohammad diberkati Allah dan dimudahkan segala urusannya.

      Salam takzim dan selamat beraktivitas di hujung pekan. :D

Trackbacks/Pingbacks

  1. CT12. YANG PERTAMA…. DARIKU « LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2 - September 25, 2010

    […] posting yang lalu, CT10. Untukmu Kekasih: Sejambak Doa Sebuah Puisi, sebuah harapan ditampilkan oleh sahabat maya  saya,  yang berjiwa ramah untuk  membuat desain […]

  2. Puisi Cinta Untuk Senior - Serba Serbi Berita - October 31, 2014

    […] Ct10. untukmu kekasih… sejambak doa: sebuah puisi […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 178 other followers

%d bloggers like this: